Monday, October 16, 2023

PENDIDIKAN HARUS JAWAB MASALAH DI MASYARAKAT

Oleh: Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd.

Tujuan pendidikan adalah membantu peserta didik mencapai kebahagiaan setinggi-tingginya. Untuk mencapai kebahagiaan, pendidikan tidak hanya sebatas menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, tetapi harus memberi manfaat secara langsung pada peserta didik. 

Pak Yosep, seorang inovator lulusan SMK dari kota Bandung mengatakan, "dulu ketika masih duduk di SMK, dirinya menyenangi kegiatan praktek yang dilakukan guru. Namun kesenangannya melakukan praktek merasa tidak terfasilitasi selama dia di sekolah". 

Selain itu, ketika guru-guru menjelaskan tentang konsep-konsep fisika dalam pembelajaran, tidak secara langsung menjelaskan apa kegunaan yang didapat oleh peserta didik setelah kembali ke masyarakat. Jawaban guru pada saat itu kurang memuaskan dan cenderung tidak memberi motivasi pada peserta didik untuk berkembang. 

Bersama Pak Yosep Inovator Pemusnah Sampah dari Kota Bandung

dalam sebuah wawancara, Pak Yosep mengatakan, "sekarang dirinya merasa tidak kesulitan untuk menjawab keinginannya dalam berinovasi. Di era teknologi informasi, semua ilmu bisa dia dapatkan dengan mudah melalui media informasi. Pak Yosep dengan mudah memahami konsep-konsep fisika yang tidak dipahaminya melalui media informasi. Selanjutnya konsep-konsep fisika itu bisa dia temukan manfaatnya dengan melakukan praktek sendiri. 

Saat ini Pak Yoses sedang mencoba sebuah teknologi sederhana untuk memecahkan masalah sosial yang sedang terjadi di kota Bandung. Pak Yosep menciptakan insinerator sebuah alat untuk memusnahkan sampah dalam kondisi tertentu. Teknologi ini dibuat dari bahan-bahan yang bisa di dapat dari lingkungan sekitar. Sebagian bahan bisa menggunakan bahan-bahan limbah yang ada. 

Menurut Pak Yosep, "sampah adalah produk alam dan harus dikembalikan ke alam". Semua produk sampah yang ada di muka bumi semuanya adalah produk alam, kita bisa melakukan modifikasi sampah agar kembali ke alam. Proses pembakaran sampah tanpa asap adalah upaya mengembalikan sampah ke alam tanpa menghasilan dampak pada kehidupan manusia. 

Pak Yosep adalah ilmuwan yang bergerak karena kepeduliannya pada lingkungan. Inovasinya bisa jadi penyelesai masalah sampah di masyarakat. Teknologi insinerator yang diciptakan Pak Yosep perlu kita apresiasi dan bersama-sama bergandengan tangan untuk menyempurnakannya. Tidak adalah teknologi terbaik di muka bumi ini, kecuali teknologi ini bisa menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat. 

Keunggulan teknologi yang diciptakan Pak Yosep adalah mampu memnyelesaikan masalah dalam skala kecil, dalam lingkungan terbatas, dan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam masalah pengelolaan sampah. Pak Yosep seperti lilin dalam kegelapan.*** 

No comments:

Post a Comment

BERPIKIR CEPAT

Oleh: Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd. Berat otak manusia sekitar 1,3 kg atau 2% dari berat badan. Otak tidak pernah berhenti bekerja sekalipu...