Saturday, June 27, 2020

PROGRAM DUAL DEGREE

OLEH: TOTO SUHARYA

Tujuan pendidikan SMA adalah menyiapkan peserta didik agar bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. Salah satu ukuran keberhasilan dari pendidikan SMA adalah banyaknya jumlah peserta didik yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Di sekolah-sekolah dengan latar belakang ekonomi kurang mampu, rata-rata setiap lulusan hanya 10 s.d. 20 persen yang melanjutkan.

Ada beberapa faktor yang menjadi kendala lulusan SMA tidak bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. Pertama; tidak memiliki motivasi belajar tinggi karena kemampuan akademik rendah. Kedua; lingkungan keluarga tidak mendukung karena dituntut untuk membantu ekonomi keluarga. Ketiga; biaya kuliah dirasakan sangat mahal dan tidak mungkin terpenuhi. Sebagian besar lulusan SMA pada akhirnya mencari kerja.

Atas dasar berbagai faktor di atas Angka Partisifasi Kasar (APK) perguruan tinggi kita termasuk rendah jika dibanding dengan negara-negara di dunia. Dalam Renstra Kemdikbud tahun 2020-2024, di Asia Tenggara APK perguruan tinggi kita (30,3%) masih di bawah Filipina dan Thailand.  Korea Selatan adalah negara dengan APK PT tertinggi yaitu 94,4%.

  

Ada peluang besar bagi alumni yang sudah bekerja untuk melanjutkan kuliah dengan biaya terjangkau. Penghasilan bulanan mereka yang rata-rata sesuai UMR, mereka masih bisa menyisihkan uang tabungan sebesar 500 ribu sampai dengan 1 juta rupiah. Dengan tabungan sebesar itu, mereka berminat kuliah namun terkendala dengan waktu kerja dan kuliah, dan tidak punya referensi kampus-kampus yang membuka kelas dengan layanan kuliah fleksibel.

Kampus yang membuka kuliah sore, malam, atau week end adalah kampus fleksibel yang bisa melayani lulusan SMA bisa kuliah. Melalui fasilitas teknologi informasi kegiatan kuliah menjadi sangat fleksibel. Kuliah dan bekerja menjadi kegiatan yang bisa dilakukan bersama-sama.

Untuk memotivasi lulusan SMA melanjutkan ke perguruan tinggi, program dual degree adalah program kerjasama sekolah dengan perguruan tinggi untuk mefasilitasi anak-anak yang memiliki keterbatasan ekonomi agar bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. Dalam program dual degree ini sekolah berfungsi sebagai:

  1. Pusat layanan informasi perguruan tinggi yang memiliki layanan berkualitas dan biaya terjangkau.
  2. Fasilitator tempat dan alat komunikasi untuk menjaga komunikasi inten antara siswa dengan perguruan tinggi.
  3. Pembimbing siswa dalam masalah akademik non akademik agar mereka bisa tetap melanjutkan ke perguruan tinggi.
  4. Penjamin dan pelindung hak-hak siswa jika menjadi mahasiswa dari sebuah perguruan tinggi. 

Program Dual Degree dilandasi oleh semangat mengabdi dan membantu anak-anak ekonomi lemah agar bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. Selain itu membantu pemerintah dalam rangka meningkatkan APK perguruan tinggi yang sudah tertinggal dengan negara-negara tetangga, apalagi jika dibandingkan dengan Korea Selatan.

Dual degree juga membantu sekolah dalam mengembangkan lulusan-lulusan entrepenreur berbasis internet. Kerja sama dengan kampus diarahkan pada program studi yang mengembangkan kemampuan anak-anak di bidang teknologi informasi. Diharapakan kemampuan entrepreneur berbasis teknologi informasi dapat mengalami peningkatan dan terbentuk komunitas di lingkungan sekolah. Mudah-mudahan program ini bermanfaat terus dari generasi ke generasi.

Kunci sukses program ini adalah niat mengabdi untuk saling tolong menolong sesama manusia. Niat baik ini harus terus dijaga agar Allah tetap membantu jalannya program. Wallahu’alam.

Wednesday, June 10, 2020

BERKACA DARI TAHUN 1965

OLEH: TOTO SUHARYA
(Kepala Sekolah, Sekretaris I DPP AKSI)

Tragedi yang memilukan bangsa Indonesia tahun 1965 akibat perseteruan politik PKI, Sukarno dan tentara, situasi dunia sedang dalam perang dingin (psywar) antara kekuatan komunis dikomandoi Uni Sovyet dan liberalis  dikomandani USA. Persaingan ini menjadi beban psikologi bagi negara-negara di dunia. Perebutan kekuasaan dan ekonomi suatu negara dibayang-bayangi oleh dua kekuatan. Pemerintahan Sukarno menggalang kekuatan dunia ketiga untuk tidak berpihak pada salah satu kekuatan dunia, namun dalam langkah politiknya terlihat bersahabat dengan kekuatan kiri. Hal inilah yang menjadi sebab agen-agen internasional tercatat dalam sejarah indonesia terlibat dalam kejadian kelam sejarah Indonesia. Pada saat perang dingin, dua kekuatan politik besar dunia sama-sama punya kepentingan untuk menjadikan Indonesia sebagai sekutu politiknya. Kesaksian dari pelaku sejarah mencatat, kehancuran Indonesia pada tahun 1998 tidak lepas dari andil kekuatan internasional dalam menciptakan Indonesia masuk ke dalam situasi chaos.

Sepanjang sejarah Indonesia adalah penyumbang kekayaan dunia. Mulai dari Belanda dengan kaki tangan VOC, Amerika dengan perusahaan gas, tambang, dan minyak bumi, Jepang melalui perusahaan otomotif, mereka mendapat kekayaan melimpah dari tanah Indonesia. Sekarang saatnya kita bangkit mengolah, menata, dan menikamati kakayaan tanah Indonesia untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

Saat ini Indonesia kembali berada di tengah pusaran persaingan dua kekuatan politik dan ekonomi besar dunia. Liberal dikomandani Amerika Serikat dan Komunis dikomandani oleh China. Dua kekuatan besar sudah pasti punya kepentingan besar terhadap Indonesia. Salah satu kekuatan besar Indonesia selain kekayaan alam yang dimilikinya, juga pasar potensial karena menjadi penduduk terbesar ke empat di dunia. Di Asia Tenggara pengaruh politik Indonesia sangat besar. Dua kekuatan besar dunia yang sedang berseteru saat ini sangat memperhatikan gerak gerik ke mana arah arah langkah politik dan ekonomi Indonesia.

Persis seperti pada tahun 1965, saat ini Indonesia sedang menjalin hubungan ekonomi dengan China. Proyek-proyek infrastruktur raksasa di Indonesia sedang dikerjakan oleh China yang sedang masif melakukan penetrasi pasar ke seluruh dunia. Kondisi ini tentu membuat gerah rivalnya China yaitu Amerika yang selama 32 tahun lebih menikamati kerjasama harmonis dengan Indonesia. Amerika akan tetap menjaga Indonesia agar tidak terlalu intim dengan China.

Indonesia kembali ada di tengah persaingan dua kekuatan besar dunia. Hal yang harus diwaspadai adalah jangan sampai Indonesia terjebak perseteruan di antara kepentingan mereka. Saatnya Indonesia tampil menjadi negara dewasa, bukan lagi negara di bawah bayang-bayang dua kekuatan dunia. Saatnya Indonesia punya rencana untuk kesejahteraan rakyat Indonesia dan dunia. Hal yang pertama harus kita jaga adalah mempertahankan kondisi damai, dan menghindari konflik-konflik yang mengatasnamakan kedua ideologi besar dunia. Kita harus mengukuhkan diri sebagai negara dengan ideologi Pancasila yang berasaskan Ketuhanan Yang Maha Esa, beprikemanusiaan, mengutamakan persatuan dan permusyawaratan dalam segala hal serta menjaga keadilan sosial.

Kita fokuskan pada pembangunan sumberdaya manusia Indonesia yang berketuhanan dan menjadi pembela kebenaran. Segala bentuk diskriminasi, ketidakadilan dan mereka yang mengancam persatuan harus kita hadapi bersama. Dalam situa perang diantara dua kekuatan dunia, Indonesia harus tetap bersatu. Tragedi tahun 1965 jangan lagi sampai terjadi. Semua pihak harus membuka diri untuk berdialog dan menyamakan persepsi dengan tujuan kesejahteraan rakyat Indonesia. Siapa saja, atas nama siapa, kekuatan mana, jika hendak menghancurkan suasana damai dan rasa persatuan antar suku, kelompok, golongan, dan agama di Indonesia, harus kita perangi bersama.

Indonesia memiliki kebebasan untuk memilih bekerjasama dengan negara dan bangsa manapun. Namun jika ada bangsa atau negara yang ingin mengatur dan mendominasi Indonesia, kita harus bangkit bersama karena kita telah mengukuhkan diri sebagai bangsa merdeka sejak tahun 1945. Kepada generasi penerus, kita harus tanamkan jiwa-jiwa nasionalis religius yang mandiri, kreatif, inovatif, dalam menjaga kedaulatan dan persatuan Indonesia.  Kita satukan tangan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia dan kita buat rencana-rencana besar agar Indonesia bisa memengaruhi politik ekonomi di dunia.

Bangsa Indonesia harus mandiri dalam ekonomi, politik, dan pertahanan. Generasi-generasi terbaik harus kita ciptakan untuk memperkuat kedudukan Indonesia di kancah internasional. Kuncinya bidang pendidikan harus terus kita benahi kualitasnya, agar lahir generasi-generasi penerus yang semakin mencintai bangsanya sebagai mana mereka mencintai dirinya sendiri. Ancaman-ancaman yang datang merongrong keutuhan Indonesia dari dalam maupun dari luar harus kita sikapi dengan sebuah strategi yang dapat meningkatkan kemandirian kita dalam berpikir dan bertindak.

Saatnya kita bertindak atas inisisatif sendiri bukan karena sikap-sikap reaktif yang menguntungkan kepentingan politik dua negara yang berseteru. Kita harus membaca peta kekuatan politik dan kepentingan negara-negara di dunia, namun jangan sampai terbawa arus pada kepentingan politik ekonomi mereka. Indonesia untuk indonesia dan untuk dunia. Saatnya kita berpikir untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu kutub pusat kekuatan dunia. Kejayaan Sriwijaya dan Majapahit saatnya kita bangkitkan kembali untuk mesejahterakan bangsa Indonesia dan dunia.

Sudah cukup dua kali kegagalan menguji kedewasaan bangsa Indonesia dalam berpolitik di dunia. Saatnya kita menentukan nasib dan berdiri di atas kaki sendiri dengan berpikir, bersikap, sebagai manusia dewasa yang tidak mau lagi diatur dan dikendalikan nasibnya oleh manusia-manusia lain. Nasional religius harus menjadi ciri khas kekuatan bangsa Indonesia dan menjadi optimisme. Bangsa Indonesia akan selalu dilindungi oleh Tuhan YME karena dasar ideologinya berasas pada Ketuhanan Yang Maha Esa. Tuhan akan menitipkan bumi ini kepada mereka yang masih percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa dan setiap langkahnya Tuhan YME akan selalu menyertainya. Inilah kekuatan ideologi bangsa Indonesia yang tidak dimiliki oleh kedua ideologi negara besar di dunia yang saat ini sedang berseteru. Dengan rahmat dan kasih sayang Allah swt Tuhan Yang Maha Esa, Indonesia akan terus bergerak menjadi bangsa besar dan berpengaruh di dunia. Wallahu’alam.

MENYAJIKAN PEMBELAJARAN MASA BDR

OLEH: TOTO SUHARYA
(Kepala Sekolah, Sekretaris I DPP AKSI)

 A.    TARGET PENCAPAIAN KURIKULUM

Pencapaian Pada Kompetensi Inti sebagaimana dijelaskan di dalam kurikulum 2013 dan mengacu pada kecakapan abad 21. Kompetensi inti pada kurikulum 2013 sebagai berikut:

1.      Komeptensi spiritual

2.      Kompetensi sosial

3.      Kempetensi pengetahuan

4.      Kompetensi keterampilan

Kompetensi abad 21 mengacu kepada empat pilar pendidikan sebagaimana disosialisasikan oleh UNESCO yaitu learning to how, learning to do, learning to be, and learning to live together. Selain itu kecakapan yang dibutuhkan pada abad 21 dikenal dengan 4C (Cooperation, Colaboration, Comunication, dan Creativity). Pembelajaran jarak jauh, hendakanya mengacu pada integrasi pembelajaran yang mengasah pada ketermapilan berpikir kreatif dan inovatif. Bahan ajar dan soal evaluasi harus banyak mengarah pada melatih dan menguji para peserta didik pada kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS). 

 B.     DESAIN KURIKULUM SMA

Berdasarkan hasil survey Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Juni tahun 2020 terhadap orang tua dan siswa, diperosleh gambaran bahwa BDR mengalami beberapa kendapa bagi orang tua dan siswa. Kendala yang paling besar dihadapi orang tua dan siswa semasa BDR adalah mengalami kesulitan memahami isi tugas yang diberikan guru dan bertumpuknya tugas untuk anak-anak karena setiap guru memberi tugas untuk BDR. Orang tua mengalami kesulitan karena harus membantu anaknya untuk menyelesaikan tugas-tugas anaknya.

Proses pembelajaran di rumah sebenarnya bukan memberikan tugas tetapi memberikan layanan pembelajaran. Layanan guru kepada siswa layaknya seperti ketika mengajar di kelas. Membahas materi yang harus selesai pada jam pelajaran itu. Jika ada tugas, pengerjaannya tidak menyita waktu atau menambah waktu bagi anak-anak untuk mengerjakan tugas tetapi tugas memahami materi yang bahan ajarnya sudah tersedia dan dimiliki anak-anak.

Atas dasar itu, proses belajar dari rumah harus disiasati dengan model belajar dengan mengacu pada kompetensi inti yaitu spiritual, sosial, pengetahuan dan keterampilan. Hal yang paling urgen sesuai dengan perkembangan zaman untuk saat ini adalah  melatih keterampilan berpikir. Kegiatan spiritual, sosial bisa diajarkan melalui pembiasaan plus dengan pengetahuan. Kebiasaan spiritual dan sosial bisa diajarkan dengan melakukan kegiatan-kegiatan di rumah yang bernilai spiritual dan sosial secara disiplin. Kompetensi spiritual dan sosial ketercapaian pebelajarannya lebih pada kedisiplinan melaksanakan kegiatan tersebut. Alat ukurnya bisa dengan daftar ceklis, photo kegiatan, dikaetahui orang tua siswa.

Pembelajaran dari guru disajikan dalam bentuk bentuk berisi materi yang terdiri dari data atau fakta yang kemudian diajarkan dengan mepraktekkan keterampilan berpikir tingkat tinggi mulai dari menganalisis, sisntesis, evaluasi dan mencipta. Pembelajaran tematik dijarakan dengan menyuguhkan tema-tema atau masalah esensial yang terjadi di abad 21. Tema tersebut antara lain pemanansan global, pencemaran lingkungan, sampah plastik, pertambahan jumlah penduduk, wabah penyakit, bonus demografi, kekayaan laut dan darat indonesia, internet of thing, dan sebagainya.

Tema-tema disajikan dengan menyajikan data dari multi disiplin ilmu sesuai mata pelajaran. Semisal data kematian wabah penyakit covid 19 dibanding dengan kematian menurut penyakit kanker, rokok, dan virus HIV. Modul menyajikan data atau fakta sekitar virus HIV dari berbagai sudut pandang. Data-data tersebut kemudian diminta untuk dianalisis oleh siswa dengan cara membandingkan, dan memadukan (sintesa) data untuk menemukan solusi (create). Selajutnya anak-anak diminta mengevaluasi apa kebaikan dan kekurangan dari setiap negara dalam melakukan penanganan terhadap penanganan wabah virus covid 19.

Modul disajikan sesuai dengan jadwal jam pelajaran, jadi anak-anak tidak akan terbebani dengan tugas. Pelajaran disajikan sesuai dengan durasi jam pembelajaran. Jadi tidak semua mata pelajaran secara leterlek disajikan dalam mata pelajaran tetapi dipadukan dalam pembelajaran tematik. Mata pelajaran ada yang dkhususkan pada pembentukan karakter seperti agama, kewarganegaran, olah raga, seni, ditekankan pada praktek dalam bentuk kegiatan rutin di keluarga. Sejarah, matematika, sosiologi, geografi, ekonomi, untuk kelas IPS dan sejarah, fisika, kimia, biologi, matematika untuk IPA, disajikan dalam bentuk sajian materi pembelajaran HOTS. secara garis besar mata pelajaran terbagi menjadi dua sebagai berikut.

NO

MATA PELAJARAN

KETERANGAN

1

AGAMA

PEBIASAAN MELALUI PRAKTEK

2

KEWARGANEGARAAN

3

SENI

4

OLAH RAGA

5

BAHASA INDONESIA

6

BAHASA INGGRIS

7

BAHASA SUNDA

8

TEKNOLOGI INFORMASI

9

PRAKARYA

10

SEJARAH

PENYAJIAN MATERI DAN EVALUASI SOAL HOTS

11

GEOGRAFI

12

EKONOMI

13

SOSIOLOGI

14

FISIKA

15

KIMIA

16

BIOLOGI

Praktek pembelajaran ditugaskan kepada guru-guru dalam bentuk praktek kegiatan sehari-hari agar tidak membebankan kepada peserta didik. Guru-guru yang harus mengajarkan praktek dalam kegiatan sehari-hari ditugaskan untuk membuat desain kurikulum mengacu kepada target kompetensi inti. Selanjutnya guru yang ditugaskan mengajar dalam bentuk sajian materi dituntut untuk menyusun dan menyajikan materi pelajaran dalam bentuk sajian data atau fakta untuk beberapa pertemuan sesuai dengan minggu efektif yang tersedia. Materi bisa disajikan per mata pelajaran atau tematik, asal sajian materi berupa fakta dan data yang menunutut siswa untuk berpikir tingkat tinggi. Semisal dalam satu semester semua guru harus menyajikan kurikulum pembelajaran 18 kali pertemuan dengan pembagian 4 kali pertemuan untuk evaluasi dan 14 kali pertemuan untuk proses pembelajaran.

C.     PENYAJIAN MATERI PEMBELAJARAN

 SAMPAH PLASTIK

Jumlah penduduk kota Bandung terdiri dari 2.395 juta jiwa. Produksi sampah setiap hari 1500 ton berdasarkan data dari tempat pembuangan sampah. Sampah ini bercampur antara organik dan non organik. Komposisi 30% sampah basah dan 70% sampah plastik. Setiap hari truk sampah hilir mudik mengangkut sampah kurang lebih 150 kali ke tempat pembuangan sampah akhir. Sekalipun sudah terangkut ribuan ton dijalanan masih sering terlihat tumpukkan sampah plastik yang belum terangkut, jumlahnya kurang lebih 30% dari sampah yang sudah berhasil diangkut ke pembuangan sampah. Bahkan banyak sampah yang masih tercecer di pinggir jalan yang sengaja dibuang masyarakat karena tidak punya tempat pembuangan sampah sendiri jumlahnya sekitar 10% dengan komposisi bercampur dengan prosentase seperti yang sudah disebutkan di atas. Tempat pembuangan sampah luasnya 60 hektar kini sudah penuh dan hanya mampu menampung sampah kurang lebih dua tahun dari 20 tahun yang telah direncanakan.

Singapura adalah negara kecil dengan luas tidak lebih dari luas Yoyakarta. Jumlah penduduknya hanya 5.638.700 juta orang. Wisatawan yang datang ke singapura mencapai 19 juta orang. Singapura bisa hidup dengan mengandalkan dari pariwisata. Mereka tidak punya tempat pembuangan sampah karena lahan mereka terbatas. Mereka mengolah sampah menjadi listrik tenaga sampah. Sampah yang mereka butuhkan untuk menjaga pasokan listrik sebanyak 60.000 ton per bulan. Semua sampah dari kegiatan usaha, rumah tangga, hotel, dikelola oleh pemerintah, dipilah untuk memenuhi pasokan sampah plastik untuk bahan bakar listrik tenaga sampah. Sekalipun negara mereka kecil tetapi negaranya bebas sampah.

Luas kota Bandung 167,31 km². Lahan-lahan pertanian di kota Bandung masih tersedia kurang lebih 10% dari luas kota Bandung. Lahan terbuka sisanya sudah digunakan untuk pembangunan pabrik, jalan, dan perumahan penduduk. Lahan terbuka tersebut masih dikelola oleh petani untuk menanam padi, dan sayuran. Keuntungan mereka selalu kecil karena habis untuk biaya pemupukkan yang harus dibeli dari toko pupuk. Setiap 1 km lahan membutuhkan 1 ton pupuk. Hasil pertanian para petani di jual untuk menutupi kebutuhan pokok masyarakat kota Bandung. Keuntungan bersih petani diperoleh setelah dikurangi 50% biaya pemupukkan.

Pemerintah kota Bandung sudah sejak lama merencanakan untuk memanfaatkan sampah sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga sampah, namun terkendala dengan dampak pencemaran lingkungan. Sampai sekarang rencana itu belum bisa dilaksanakan terkait dengan pendanaan dan penetapan lokasi tempat pengoahan sampah untuk pembangkit listrik. Untuk mengurangi tumpukkan sampah pemerintah sudah memberlakukan kebijakan pemilahan sampah dan pengolahan sampah organik dilingkungan keluarga. Namun program ini kurang berhasil karena beberapa kendala dengan kebiasaan masyarakat.

Berdasarkan data di atas, kerjakan tugas di bawah ini:

  1. Bandingkan antara sampah di Singapura dan Kota Bandung, apakah produksi sampah di kota bandung bisa dikelola menjadi pembangkit listrik?                              
  2. Jika masyarakat kota bandung mengolah sampah basah di masing-masing rumah tangga berapa ton jumlah sampah yang dapat dikurangi?
  3. Jika lahan  pembuangan sampah hanya mampu menampung sampah tinggal dua tahun, menurut kamu apa yang bisa dilakukan agar lahan tersebut masih bisa dimanfaatkan sampai 8 tahun ke depan?
  4. Melihat data-data di atas, jika kamu sebagai pemerintah apa yang dapat kamu lakukan untuk mensejahterakan petani dan masyarakat kota Bandung?

Pemilihan tema harus bersumber pada data konstekstual dan mengandung permasalahan yang ada di sekitar peserta didik. Tema secara tidak langsung menyadarkan peserta didik untuk terlibat dalam menyelesaikan masalah, dengan kreatif, inovatif, dan menginspirasi untuk mau dan bisa melakukannya dari lingkungan sendiri.

Demikian gambaran sajian materi yang melatih ketermapilan berpikir peserta didik. Melalui sajian materi seperti di atas, peserta didik bisa menyelesaikan pembelajarannya dalam jam pelajaran. Tidak akan ada tugas di luar jam pelajaran kecuali tugas dalam bentuk rutinitas keseharian mereka yang harus buat skedul dan pencatatan oleh mereka setiap hari dengan jujur sebagai ujian untuk integritas peserta didik di hadapan guru dan orang tuanya. Mata pelajaran yang terlibat dalam wacana tema di atas adalah matematika, geografi, sosiologi, dan ekonomi. Keterlibatan mata pelajaran dalam setiap tematik perencanaannya harus dibuat oleh guru bersangkutan sesuai dengan jadwal pelajaran yang tercantum sebagaimana direncakan oleh kurikulum.


DURIAN MATERI SOAL HOTS

OLEH: TOTO SUHARYA
(Kepala SMAN 1 Cipeundeuy Bandung Barat/ Sekretaris I DPP AKSI)

Seperti sudah saya jelaskan untuk menyajikan materi HOTS, pertama yang kita butuhkan adalah tema materi yang akan kita angkat. Tema yang diangkat harus menarik, berada di sekitar peserta didik, unik, dan dapat memotivasi. Tema Durian saya angkat karena setiap orang indonesia menyukai durian, bahkan ada yang maniak durian. Harga durian di kota besar bisa mencapai jutaan sesuai dengan jenis dan rasanya. Tema ini perlu diangkat untuk membuka wawasan peserta didik bahwa ada potensi-potensi ekonomi yang bisa dikembangkan oleh peserta didik. Sebagai contoh penulis sajikan contoh materi di bawha ini. Penysunan materi bisa dilakukan secara kolaboratif dari beberapa guru yang hendak menyajikan materi pembelajarannya secara tematik. Durasinya bisa disesuaikan dengan jam pelajaran yang tersedia dari beberapa mata pelajaran.

BUAH DURIAN

Durian adalah buah khas dari Asia Tenggara. Pohon Durian tumbuh subur di daerah berhawa panas. Durian termasuk buah musiman. Rata-rata durian berbuah setahun sekali. Penikmat durian rela mengeluarkan uang puluhan juta agar dapat menikmati legitnya buah durian. Anak-anak muda kreatif mengembangkan bisnis durian menjadi pancake durian, brownies durian dan jus durian. Dengan diolah durian menjadi lebih mudah dipasarkan secara luas.

Usia pohon durian ada yang mencapai 200 tahun, tinggi 50 meter dan diameter batang 2,3 meter. Dibutuhkan sedikitnya empat orang untuk memeluk batang pohon durian tersebut. Pohon durian ini terletak di Lumajang dusun Gencono. Pohon tua ini rata-rata tiap panen menghasilkan 1000 buah. Pohon durian ini dijajakan menjadi objek wisata di lumajang bagi para penikmat durian. Nutrisi durian dari pohon tua menurut pemiliknya lebih bernutrisi.  (riaupos.jawapos.com).

Tanaman durian yang berasal dari biji bisa berbuah antara 10-12 tahun. Jika ditanam menggunakan okulasi maka bisa berbuah pada usia tanam 8 tahun. Namun jika yang ditanam bibit unggul maka masa berbuah durian bisa panen pada usia 5 tahun. Durian montong adalah salah satu jenis durian unggul. Hendra Hamim seorang petani Durian montong dari desa Kobo kecamatan Kotamobagu Timur jika musim panen tiba omzetnya mencapai ratusan juta. Tanaman duriannya di budidayakan sejak tujuh tahun yang lalu. Dia hanya memiliki 38 pohon. Produksi per pohon rata-rata 30 buah dengan berat 5 kg. Pemasaran sangat mudah karena pembeli biasanya datang langsung ke kebun. Setiap butir durian rata-rata dijual Rp. 40.000. Pada usia 4 tahun asal perawatannya bagus durian montong sudah berbuah.

Tanaman durian cocok di tanah di tanah dengan Ph netral. Pada PH netral tanaman durian bisa tumbuh dengan baik. Durian ditanam dengan jarak 8x8 m daalam lubang sedalam 30 cm. Pemupukan dilakukan pada usia 0-2 tahun, 2-4 tahun dan 4 tahun. Penyiraman durian dilakukan sehari sekali. Setelah berusia satu bulan dapat dilakukan penyiraman tiga minggu sekali. Penyiangan perlu dilakukan dengan diameter 1 meter dari pohon. Setiap dua minggu sekali dapat diberi obat pembantu pertumbuhan dengan dosis yang tepat. Setiap enam bulan sekali bisa dilakukan pemupukkan ke dalam lubang tanah untuk menjaga pertumbuhan akar pohon. Tananam durian cocok pada suhu 20-30 derajat celcius.

Berdasarkan iklim tanaham buah terbagi menjadi dua yaitu buah tropis dan sub tropis. Buah tropis adalah buah yang tumbuh di iklim dengan suhu udara sekirat 25 derajat celcius atau lebih. Buah tropis adalah buah yang tumbuh di daerah dengan suhu udara maksimu 22 derajat celcius. Negara-negara seperti Amerika, Jepang, Eropa tidak mengenal buah durian. Mereka asing ketika melihat buah durian karena baunya menyengat dan mereka bisa muntah ketika memakannya karena belum biasa.

Kerjakan tugas di bawah ini, dengan membaca terlebih dahulu wacana di atas. Anda bisa menjawab semua pertanyaan jika membaca wacana di atas dengan teliti.

  1. Buatlah dalam bentuk tabel sebuah petunjuk teknis langkah-langkah menanam durian berdasarkan data di atas!
  2. Hitunglah berapa penghasilan tepatnya  pak Hendra Hamim setiap penen durian!
  3. Mengapa orang Amerika, Jepang dan Eropa tidak menyukai durian?
  4. Jelaskan mengacu pada data di atas, apakah daerah anda termasuk tempat yang cocok untuk menanam durian?
  5. Buatlah sebuah rencana hidup untuk mewujdukan cita-cita anda beberapa tahun ke depan  dengan menanam buah durian!
  6. Selain jualan buah durian potensi usaha tambahan apa yang bisa dikembangkan dari durian?
  7. Mata pelajaran apa saja yang perlu anda dalami agar menjadi petani durian sukses?

Jika peserta didik harus mengirimkan jawaban via email atau wa, maka pemeriksaan bisa lebih ringan karena dilakukan oleh beberapa orang guru. Kejujuran perlu diperhatikan karena mungkin saja anak-anak yang malas akan menyontek saja pekerjaan temannya, tanpa memahami esensi dari tujuan pembelajaran tematik yang disajikan.

Friday, June 5, 2020

MIGRASI KE PENDIDIKAN NEW NORMAL

Oleh: Toto Suharya
(Penulis Kepala Sekolah, Trainer Logika Tuhan)

Sejak terjadi pandemi Covid 19 tidak ada pilihan yang lebih efektif melayani pembelajaran kecuali menggunakan pembelajaran daring. Dunia secara global sudah terkoneksi dengan internet. Berbagai macam kegiatan ekonomi sudah dihubungkan dengan internet, jangkauan pasar menjadi global dan keuntungan pun meningkat tajam. Perbankan, pasar ritel, pasar modal, transportasi, hotel, pariwitsata, rental mobil, kos-kosan, semua sudah terkoneksi dengen internet.

Dunia pendidikan adalah layanan jasa yang sangat memungkinkan melakukan migrasi ke layanan berbasis internet. Biaya pendidikan yang selama ini jadi beban masyarakat dapat ditekan menjadi sangat terjangkau. Layanan pendidikan melalui internet bisa menjangkau daerah-daerah pelosok yang terkoneksi internet dan bersifat global lintas negara. Di masa mendatang sekolah akan lebih fleksibel dan menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Dunia sudah terbelah menjadi dua yaitu dunia nyata dan maya. Mendalami dan menguasai dunia maya sudah menjadi kehidupan normal bagi manusia di abad internet. Pendidikan harus cepat beradaftasi dengan keadaan ini. Layanan pembelajaran tidak bisa lagi hanya tergantung pada layanan fisik tatap muka dengan buku paket. Perubahan informasi yang cepat membuat isi materi buku paket jauh tertinggal dan tidak berguna. Kondisi geografi dan waktu belajar tidak akan jadi hambatan lagi bagi anak-anak untuk sekolah. Belajar bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan new normal bagaimana memenuhi harapan masyarakat untuk mendapatkan layanan pendidikan daring berkualitas. Berdasar hasil survey, orang tua siswa hampir 100 persen mereka setuju dalam pembelajaran jarak jauh berharap anak-anaknya bisa belajar mandiri tanpa tergantung pada guru dan terjalin komunikasi yang baik antara guru, siswa dan orang tua. Hal-hal baik lainnya yang perlu dikembangkan terus adalah tentang kebiasaan hidup sehat sesuai protokoler kesehatan, kedisiplinan anak dalam membagi waktu belajar dan bermain, penggunaan teknologi untuk pembelajaran, dan melatih anak mandiri serta bertanggung jawab.

Selain itu hasil survey kepada peserta didik selama BDR, anak anak maksimal belajar lima hari. Lama belajar tiap hari 1-3 jam. Proses pembelajaran yang paling banyak dilakukan adalah 79,6% mengerjakan soal-soal dan 61,7% menggunakan berbagai media di internet. Sebanyak 12,2% menggunakan aplikasi mandiri dan sebagian besar menggunakan aplikasi belajar dari pihak swasta di internet. Ada 27,7% sekolah belum memberikan dukungan pada anak-anak selama belajar di rumah. Ada 14,6% anak-anak tidak menonton tv, dan paling banyak nonton tvri. Hambatan terbesar yang dihadapi anak-anak pada saat BDR adalah kesulitan memahami pelajaran (70%). Selanjutnya 57,1% merasa bosan, 56,6% kurang konsentrasi, 56,5% sulit komunikasi dengan guru, dan intruksi tugas yang diberikan guru kurang jelas. Di atas 75% anak-anak memiliki teknologi informasi memadai. Di atas 70%, anak-anak  menyelesaikan masalah pembelajaran berdiskusi dan komunikasi dengan teman. Untuk mengurangi kejenuhan belajar di rumah anak-anak melakukan aktivitas lain.

Berdasarkan hasil survey di atas ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat melaksanakan pembelajaran daring. Pertama, menyajikan materi dengan instruksi yang jelas. Isi materi memuat fakta-fakta yang harus dianalisis, disintesa, dan dipecahkan (create) untuk melatih keterampilan berpikir. Kedua, pembelajaran dengan pengerjaan soal-soal, konstruksinya harus sudah sesuai dengan kontruksi soal HOTS. Ketiga, untuk mengurangi kebosanan belajar isi materi harus kontesktual, materi menggunakan berbagai media di internet dan sesuai dengan kebutuhan masa depan anak-anak untuk hidup sukses.

Untuk menunjang pembelajaran daring, pelatihan guru harus difokuskan pada pemahaman tentang penyusunan materi yang melatih anak-anak mengolah data dan fakta atau menyelesaikan kasus-kasus kontekstual. Pemanfaatan materi ajar menjadi tidak terikat dan bisa menyesuaikan dengan kebutuhan yang dihadapi anak-anak. Pembelajaran harus lebih banyak menunut siswa untuk melakukan inquiry dan menemukan solusi-solusi hidup  di dunia nyata dan maya. Wallahu’alam.

MELURUSKAN KEBENARAN SEJARAH PKI

OLEH: TOTO SUHARYA
(Kepala Sekolah, Trainer Logika Tuhan)

Menyimak tayangan ILC di TVOne diskusi dengan saksi sejarah anak kandung D.N Aidit dan saksi hidup Bedjo Untung (bukan anak Kol. Untung) yang pernah sembilan tahun dihukum tanpa proses peradilan dengan Jend. Kiplan Zen tentang keterlibatan PKI dalam gerakan 30 September 1965 sangat mengolah otak. Anak almarhum menuntut ayahnya tidak bersalah. Di sisi lain Purn. Jend Kiplan Zen mengalami karena pada saat kejadian 30 september 1965 terjadi sudah berusia anak sekolah SMA, dan merasakan terjadi teror dan konflik antara kelompok pro PKI dan anti PKI. Masing-masing mengemukakan fakta sejarah yang mendukung bahwa pada saat itu posisinya benar, di sisi lain mengklarifikasi tidak bersalah.

Sukmawati Sukarno Putri dalam bukunya mengambil kesimpulan bahwa Gerakan 30 Septermber 1965 adalah kudeta Suharto terhadap pemerintahan Sukarno. Di dalamnya terlibat agen-agen internasional yang ingin melengserkan kekuasaan Sukarno. Keterlibatan PKI didukung fakta bahwa pimpinan PKI yang menyatakan mendukung gerakan 30 September 1965. Kesimpulan Sukmawati Presiden Sukarno saat itu dianggap sebagai korban kudeta yang dilakukan oleh Suharto.

Perihal dengan film dokumenter yang sering diputar pada masa Orde Baru, dikritik oleh anak almarhum karena ada ketidaktepatan dalam mengambarkan pribadi ayahnya dalam film tersebut. Film adalah karya seni manusia yang kita sadari film ini bisa menjadi alat mempertahankan kekuasaan. Diakhir acara, Gubernur Lemhanas yang bijaksana mengajak rekonsiliasi. Beliau jelaskan, rekonsiliasi adalah menunjuk diri sendiri, introspeksi saya mungkin salah dan memaafkan kesalahan orang lain.  

Jika kita menyimak penjelasan kasus gerakan 30 September 1965 dari empat saksi sejarah, kita bisa menemukan ada empat pihak yang terlibat, yaitu komunis, tentara, presiden, dan agen-agen internasional. Tetapi sebagai lulusan sarjana pendidikan, fakta-fakta sejarah diungkap bukan untuk mencari siapa yang benar, tetapi untuk menjadi pelajaran agar kita menjadi orang-orang bijaksana. Keburukan, korban jiwa, yang terjadi di masa lalu adalah fakta. Kebenaran bagaimana kejadian itu terjadi dan siapa yang salah dan yang benar tidak akan selesai diurai oleh ilmu sejarah.

Kebenaran sejarah tidak terletak pada fakta yang diungkap. Fakta hanya memberi pengetahuan sebagai bahan pertimbangan untuk hidup kita lebih mawas diri, dan menggapai kehidupan sejahtera di masa mendatang. “Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah; karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul)”. (Ali Imran, 3:137).

Sejarah diungkap untuk mengungkap bagaimana prilaku-prilaku buruk telah menjadi sebab kemiskinan, kegagalan, dan kehancuran sebuah bangsa atau negara. Siapa yang salah dan benar tidak terlalu penting kita ungkap. Pelajaran penting adan abadi dari sejarah adalah menumbuhkan kesadaran manusia bahwa setiap prilaku buruk, rencana jahat, kedzaliman, kepemimpinan yang buruk menjadi sebab kehancuran. Sikap-sikap dan prilaku buruk itulah yang harus kita hindari dengan berkaca dari fakta-fakta sejarah yang berhasil kita ungkap. Inilah pelajaran penting dari sejarah di sekolah yang harus diwariskan kepada generasi-generasi kita berikutnya. Masa-masa kelam di masa lalu tidak boleh terjadi lagi, demikian kata Jend. Gatot Nurmantyo. Wallahu’alam.

MENDIDIK TAKUT PADA TUHAN

Oleh: Toto Suharya
(Kepala Sekolah, Trainer Logika Tuhan)

Menarik menyimak pernyataan Prof. Salim Said, dalam ILC TV One,  sebuah bangsa yang memiliki rasa takut akan menjadi bangsa maju. Israel maju karena takut berada di tengah-tengah bangsa Arab. Korea Selatan maju karena ada Korea Utara. Singapura maju karena berada di tengah-tengah etnis Melayu. Indonesia tidak maju karena tidak ada yang ditakuti sekalipun Tuhan.

Rasa takut bisa jadi anugerah bisa jadi musihab. Rasa takut bisa mengandalikan manusia untuk berbuat dan memaksa mereka berbuat. Orang China takut miskin, mereka berbuat sekuat tenaga membangun bisnis, hemat, tekun, sabar, untuk meningkatkan income guna mememuhi kebutuhan keluarga. Orang Korea belajar dari jam 7 s.d. jam 11 malam karena mereka takut miskin jika tidak pintar.

Takut adalah naluri yang ditakdirkan Allah dimiliki oleh manusia. Takut adalah anugerah Tuhan untuk manusia. Rasa takut adalah penggerak manusia untuk fokus pada apa yang dicita-citakan. Rasa takut bis digunakan untuk mengendalikan dan mempertahankan kekuasaan. Rasa takut bisa membuat orang gila dan kehilangan harapan hidup.

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (Al Baqarah, 2:155)

Rasa takut yang positif adalah kepada Tuhan. Rasa takut kepada Tuhan ada dalam alam pikiran. Rasa takut kepada Tuhan harus diimplementasikan dalam kehidupan-kehidupan positif dalam kehidupan karena kekusaan, kekuatan, kelimpahan, kesejahteraan,kKesehatan hanya bisa di dapat dengan berusaha, bekerja keras, di jalan-jalan yang diamanatkan Tuhan.

Orang yang paling bodoh di muka bumi ini adalah yang takut setan dan tidak takut Tuhan. Orang yang paling cerdas adalah yang takut Tuhan dan tidak takut setan. Orang-orang yang takut kepada selain Tuhan adalah orang yang mengalami masalah keimanan. Orang yang takut kepada selain Tuhan dan berhasil meningkatkan kualitas hidupnya masih dikatakan bodoh karena setelah kematian Tuhan akan memperhitungkan kelakuannya selama di dunia, “mengapa kamu takut kepada selain Aku?”

Pendidikan adalah segala upaya sadar manusia untuk mendidik generasi berikutnya agar bisa menggunakan rasa takut kepada hal positif, dan menjadikan Tuhan sebagai satau-satunya Tuhan yang ditakuti. Inilah pendidikan yang didasari oleh rasa Ketuhanan Yang Maha Esa. Wallahu’alam. 

Wednesday, June 3, 2020

TIGA AYAT PEMBENTUK KARAKTER DARI RANDY PAUSCH

OLEH : TOTO SUHARYA
(Kepala Sekolah, Trainer Logika Tuhan)

Juli Wahyu Pari Dunda menjelaskan, “Randy Pausch seorang profesor dari Carnegir Mellon University telah menginspirasi banyak orang melalui tulisan dalam buku the last lecture. Intinya buku ini memberi pesan bagaimana manusia bisa hidup lebih baik dengan memperhatikan tiga hal yaitu: personality, comunity dan live. (beritadisdik.com). Tulisan ini sangat membantu saya bagaimana mengajarkan cara berpikir agar mudah dipahami. Semua kebaikan pola pikir Randy Pausch sudah dijelaskan di dalam Al-Qur’an.

Semua pola pikir yang diajarkan oleh Randy Pausch berpfokus pada pengembangan pribadi berakratker atau dalam tujuan pendidikan nasional menjadikan anak-anak didik berakhlak baik. Pengembangan akhlak baik yang dikemukakan Randy Pausch jika di jelaskan dalam bahasa kurikulum yaitu berfokus pada pembentukan karakter pribadi (personality), sosial (community) dan religius (live).

Beberapa pola berpikir yang diajarkan Randy Pausch saya kutif kembali dari tulisan Pak Juli. “Jangan berpikir negatif akan hal-hal yang berada di luar kendali Anda, melainkan salurkan energi Anda menuju kehidupan yang Anda jalani saat ini, secara positif. Anda tidak dapat selalu unggul dalam perbedaan pendapat. Belajarlah menerima kekalahan dan bertoleransilah. Hidup terlalu singkat untuk membenci siapa pun itu. Jangan pernah membenci. Sadari bahwa hidup adalah sekolah, dan Anda berada di sini sebagai pelajar. Masalah adalah bagian daripada kurikulum yang datang dan pergi seperti kelas aljabar (matematika) tetapi, pelajaran yang Anda dapat berlangsung seumur hidup. Iri hati membuang-buang waktu, Anda sudah memiliki semua kebutuhan Anda. Tidak ada seorang pun yang bertanggung jawab atas kebahagiaan Anda kecuali Anda.

Konsep dasar pembentukan akhlak baik sebagai pribadi bersumber pada pola pikir yang diajarkan dalam Al-Qur’an yaitu berfokuslah pada diri sendiri. Jangan menuntut orang lain jadi baik tapi tuntutlah diri sendiri yang harus selalu berakhlak baik. Dalilnya bisa kita simak dalam Al-Qur’an, “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat maka kejahatan itu bagi dirimu sendiri,…” (Al Israa, 17:7). Banyak dijelaskan dalam ayat yang lain, tapi ayat ini sering saya kutif karena mudah dipahami pola berpikirnya. Jadi seluruh kebaikan dan keburukan diri sendirilah penyebabnya. Begitulah Allah menetapkan aturan dalam kehidupan ini.

Selanjutkan tentang pemebentukan kompetensi sosial. Randy Pausch menjelaskan beberapa cara berpikir sebagai berikut; Hubungi keluarga Anda sesering mungkin. Setiap hari berikan sesuatu yang baik kepada orang lain. Ampuni setiap orang untuk segala hal. Habiskan waktu dengan orang-orang di atas umur 70 dan di bawah 6 tahun. Coba untuk membuat paling sedikit tiga orang tersenyum setiap hari. Apa yang orang lain pikirkan tentang Anda bukanlah urusan Anda. Itu urusan mereka. Jangan pikirkan hal tersebut. Pekerjaan Anda tidak akan menjaga Anda pada saat Anda sakit, tetapi keluarga dan teman Anda. Tetaplah berhubungan baik dgn mereka dan lingkungan Anda.”

Konsep dasar pembentukan kompetensi sosial bersumber pada Al-Qur’an yang ayatnya luar biasa banyak yaitu tentang sedekah. “Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan." Dan apa saja kebajikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.” (Al Baqarah, 2:215). Ayat ini memerintahkan kepada kita untuk membangun hubungan sosial yang baik terutama dengan orang-orang yang sudah tua dan anak-anak terutama anak yatim. Mereka adalah orang-orang yang sangat membutuhkan perhatian dari kita karena posisinya sangat membutuhkan asuhan dan pertolongan orang lain.

Terakhir untuk pembentukan karakter religius, Randy Pausch menjelaskan beberapa pelajaran sebagai berikut; Jadikan Tuhan sebagai yang pertama dalam setiap pikiran, perkataan, dan perbuatan Anda. Tuhan menyembuhkan segala sesuatu. Lakukan hal yang benar. Sebaik/seburuk apapun sebuah situasi, hal tersebut akan berubah. Tidak peduli bagaimana perasaan Anda, bangun, berpakaian, dan beraktivitaslah. Yang terbaik belumlah tiba, tapi nikmati saja yang ada. Buang segala sesuatu yang tidak berguna, tidak indah, atau mendukakan. Ketika Anda bangun di pagi hari, berterima kasihlah pada Tuhan untuk itu. Jika Anda mengenal Tuhan, Anda akan selalu bersukacita. So, be happy.”

Konsep dasar pembentukan karakter religius adalah mendekatkan, mengantungkan dan selalu berprasangka baik kepada segala ketentuan Allah. Ayat yang menjelaskan untuk selalu berpikir, berkata, dan berbuat atas nama Allah sebagai berikut, “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram. (Ar ra’d, 13:28). Mengingat Allah adalah kata kunci pertama agar manusia bisa dikatakan religius. Orang-orang yang lupa pada Allah adalah mereka yang dianggap kafir (terutup) dari segala kesenangan dan kebahagiaan hidup. Dengan mengingat Allah segala keburukan bisa jadi kebaikan yang menetramkan hati. Wallahu’alam.

MENYATUKAN PIKIRAN DENGAN ALLAH

Oleh: Toto Suharya
(Kepala Sekolah, Trainer Logika Tuhan)

Setiap orang pernah merasa kesal, marah, kecewa dan putus asa, ketika apa yang diinginkannya tidak jadi kenyataan. Sebaliknya semua pasti merasa senang, bahagia, bangga, dan optimis, ketika apa yang dicita-citakannya tercapai. Melihat kenyataan ini ada orang berpendapat bahwa hidup ini silih bergantinya antara sedih dan bahagia.

Bisakah hidup selamanya bahagia? Mungkin jawabannya tidak, jika kita berpatokan pada kenyataan bahwa hidup ini pergantian antara sedih dan bahagia. Namun jika kita menggunakan pikiran, kita bisa mengendalikan apa yang kita pikirkan. Arah pikiran kita sangat tergantung pada keinginan hati kita. Kita bisa hidup selamanya bahagia jika isi hati kita semuanya prasangka baik.

Bagaimana cara agar hati selalu berprasangka baik? Hati harus jadi pengendali pikiran, dan hati dikendalikan oleh perintah Allah. Agar bisa selalu berprasangka baik, maka hati harus bisa menyatukan pikiran dengan Allah. Orang-orang yang sudah bisa menyatukan pikiran dengan Allah, mereka adalah orang-orang bertakwa.

“Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikit pun tidak mendatangkan kemudaratan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan.” (Ali Imran, 3:120).

Inilah cara menyatukan pikiran dengan Allah, “bersedihlah jika mendapat kebaikan dan berbahagialah jika mendapat bencana”. Ini petunjuk berpikir dari Allah. Hal sulit bagi seseorang jika harus bersedih kala mendapat kebaikan, dan berbahagia saat mendapat bencana. Pola pikir seperti ini bisa diterapkan jika kita memahami pola pikir Allah di dalam Al-Qur’an. Dalam siklus kejadian, kesulitan selalu mendatangkan kebaikan dan kebaikan mendatangkan kesulitan. Pola berpikir ini akan membantu kita lebih waspada, lebih terencana, di saat mendapat kebaikan dan akan bahagia, optimis, kreatif, di saat mendapat bencana atau kesulitan.

Bertakwalah (kerjakanlah terus) dengan cara berpikir seperti ini! Pola pikir ini harus dilatihkan ke dalam pikiran berpuluh-puluh kali sampai beribu-ribu kali. Sampai kelak menjadi pola pikir bawah sadar kita. Berpola pikir seperti ini bukan keinginan kita, tetapi sebagaimana petunjuk dari Allah. Pola pikir dari petunjuk Allah akan selalu mengingatkan kita kepada Allah saat melihat dan merasakan kejadian. Setiap kejadian yang dihubungkan dengan Allah, maka Allah adalah pemilik segala kebaikan.

Demikianlah materi berpikir yang bisa diajarkan kepada anak-anak kita agar kelak mereka menjadi generasi tangguh yang selalu memandang segala macam bencana sebagai peluang untuk mendapat kebaikan dari Allah. Merekalah yang dimaksud dengan generasi optimis tanpa batas! Wallahu’alam. 

SEKOLAH AGEN PROPAGANDA

OLEH: TOTO SUHARYA (Kepala Sekolah, Sekretaris DPP AKSI, KACI) Sekolah adalah lembaga yang ditugasi negara untuk mempropagandakan tujuan-t...