Oleh: Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd.
Algoritma adalah serangkaian instruksi atau langkah-langkah yang telah disusun secara terstruktur. Secara sederhana, algoritma adalah serangkaian istruksi yang tersusun mengikuti instruksi pertama dibuat. Istilah algoritma digunakan pada dunia teknologi informasi untuk membaca data para pengguna di internet. Data ini disimpan dan digunakan untuk berbagai kepentingan.
Salah satunya algoritma digunakan di media sosial untuk membaca informasi yang diakses pengguna. Selanjutnya algoritma akan diarahkan kepada informasi selanjutnya sesuai dengan informasi yang pertama kali diakses pengguna. Itulah algoritma karena instruksikan sudah ditentukan.
Artinya bukan algoritma yang menentukan seseorang, tetapi apa yang pertama kali dilakukan orang akan dibentuk oleh algoritma melakukannya lagi sehingga menjadi kebiasaan. Ketika di media sosial orang mengakses informasi tentang agama, algoritma akan menyediakan informasi agama berikutnya, dan seterusnya.
Jadi bukan algoritma yang mengendalikan manusia, tetapi manusia yang membuat algoritmanya sendiri. Algoritma adalah ketetapan-ketetapan yang telah ditentukan dan manusialah yang menentukan algoritmanya sendiri.
Al Quran didalamnya menjelaskan algoritma-algoritma yang sudah ditentukan Allah. Algoritma di dalam Al Quran sama dengan takdir-takdir dalam bentuk kausalitas yang telah Allah tetapkan berlaku untuk seluruh makhluk. Algoritma yang ditetapkan Allah berlaku di dunia dan akhirat.
Al Quran mengabarkan algoritma kausalitas jika seseorang ingin mendapatkan kesuksesan di dunia dan akhirat. Beberapa algoritma Al Quran dapat kita ditemukan pada contoh beberapa ayat berikut:
|
Al Quran |
Algoritma |
|
|
Sebab |
Akibat |
|
|
Sesungguhnya Allah
tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada
pada diri mereka sendiri. (Ar Ra’ad, 13:11) |
Melakukan perubahan diri. |
Akan terjadi perubahan |
|
Sifat-sifat yang
baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan
tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan
yang besar. (Fushshilat, 41:35) |
Sabar |
Beruntung besar |
|
Dan perintahkanlah
kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam
mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kami lah yang memberi
rezeki kepadamu. Dan akibat itu adalah bagi orang yang bertakwa. (Thaahaa,
20:132) |
Shalat dan sabar |
Rezeki |
|
Perumpamaan orang-orang
yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih
yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah
melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha
Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (Al Baqarah, 2:261) |
Sedekah, menafkahkan harta dijalan Allah
satu butir. |
Berlipat ganda tujuh ratus butir |
|
Tidak ada balasan kebaikan
kecuali kebaikan. (Ar Rahman, 55:60) |
Kebaikan |
Kebaikan |
|
Jika kamu berbuat
baik kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat maka
kejahatan itu bagi dirimu sendiri, (Al Israa, 17:7) |
Berbuat baik atau berbuat jahat |
Kebaikan dan kejahatan untuk diri
sendiri |
|
Sesungguhnya
orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shaleh, bagi mereka
surga-surga yang penuh kenikmatan, (Luqman, 31:8) |
Iman dan beramal |
Surga-surga
penuh Kenikmatan |
Algoritma ini sudah menjadi ketetapan Allah, siapa yang melakukannya akan mendapatkan algoritma sebagai dijelaskan dalam Al Quran. Algorimat ini bisa menjadi pegangan bagi siapa saja yang menginginkan hidup sejahtera di dunia dan akhirat.
Algoritma Al Quran ini bisa menjadi pemahaman ketika melakukan sebuah perbuatan. Ketika kita paham algoritma, maka pikiran kita akan dipandu sesuai dengan algoritma dari Allah melalui Al Quran. Selamat mencoba dan lakukan dengan konsisten berpedoman pada algoritma Al Quran.***
No comments:
Post a Comment