Oleh: Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd.
"Sesungguhnya telah ada pada Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu bagi orang yang mengharap Allah dan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah". (Al Ahzab, 33:21).
Mengapa Allah menjadikan Nabi Muhammad sebagai contoh teladan bagi umat manusia? Nabi Muhammad sudah dijelaskan dalam Al Quran, bahwa Beliau telah dijadikan sebagai contoh teladan bagi umat manusia. Pertanyaannya mengapa tidak Nabi Isa atau Yesus. Kenapa tidak Nabi Ibrahim atau Musa?
Mari kita jawab masalah ini dengan pendekatan historis. Jarak terdekat antara manusia zaman sekarang dengan Nabi Muhammad kurang lebih 1400 tahun. Jarak dengan Nabi Ibrahim, Musa, dan Isa (Yesus), kurang lebih 4000 s.d. 2000 tahun.
Jarak antara hidup manusia sekarang dengan para nabi sangat panjang hingga ribuan tahun. Jarak paling dekat antara umat manusia sekarang dengan para nabi adalah dengan Nabi Muhammad yaitu sekitar 1400 tahun. Artinya apa? Kisah hidup Nabi Muhammad masih dapat digali karena jaraknya tegolong dekat.
Fakta berikutnya, mengapa Nabi Muhammad dijadikan contoh teladan umat manusia? Kisah hidup Nabi Muhammad terekam utuh dari sejak dalam kandungan, lahir hingga kematiannya di usia 63 tahun. Fakta ini terekam dikolektif memori umat Islam di seluruh dunia. Kisah nabi Muhammad direkam oleh para ahli sejarah dan melahirkan ribuan penulis kisah hidup Nabi Muhammad.
Bukti-bukti fisik kehadiran Nabi Muhammad di muka bumi sebagai rasul masih ada hingga sekarang, dan didatangi oleh umat Islam di seluruh dunia melalui ibadah haji dan umrah. Dalam kegiatan haji dan umrah, jejak-jejak Nabi Muhammad di Mekah dan Madinah dibuktikan oleh umat Islam.
Pemikiran, ucapan, tindakan Nabi Muhammad dicatat dalam penelitian ketat melalui seleksi hadis-hadis shahih dilakukan para peneliti hadis dengan tingkat kejujuran dan integritas tinggi. Para penutur hadis diteliti berdasarkan integritas dan kejujurannya oleh peneliti berintegritas tinggi.
Melalui para sahabat terdekat Nabi Muhammad, wahyu yang diterima Nabi Muhammad dikumpulkan dalam satu musaf dikenal dengan Al Quran. Berkat kejujuran dan integritas sahabat-sahabat terdekat Nabi Muhammad, Al Quran hingga sekarang terpelihara tidak bercampur dengan pemikiran manusia.
Berdasar bukti-bukti ilmiah dan berbagai fakta yang terkandung dalam Al Quran, dibandingkan dengan kitab-kitab suci yang dimiliki agama selain Islam, telah terbukti bahwa apa-apa yang dikabarkan di dalam Al Quran mengandung kebenaran.
Inilah jawaban terakhir yang menjadi alasan kuat Nabi Muhammad dijadikan sebagai contoh teladan untuk umat manusia. Nabi Muhammad di dalam Al Quran, digambarkan sebagai manusia pada umumnya manusia.
"Katakanlah: "Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Esa". Barang siapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shaleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya". (Al Kahfi, 18:110).
Nabi Muhammad manusia yang hidup layaknya manusia, segala prilakumnya bisa ditiru manusia, dan kisah hidupnya terekam dalam Al Quran, hadis, dan kisah-kisah sejarah. Nabi Muhammad bukan Tuhan, bukan malaikat, sehingga Allah menjadikannya contoh bagaimana hidup dijalan Allah melalui keteladanan Nabi Muhammad.***
No comments:
Post a Comment