Saturday, November 4, 2023

CIRI ORANG BERILMU TINGGI

Oleh: Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd.

Selama ini kita telah terjebak oleh pemikiran kita yang bersumber dari pengalaman semata. Kita melihat bahwa orang yang berilmu tinggi ketika orang itu bicara tidak dimengerti orang. Padahal tidak semua orang yang bicaranya tidak dimengerti ilmunya tinggi. 

Allah befirman, Allah menurukan Al Quran bukan untuk menyulitkan manusia tetapi untuk memudahkan hidup manusia. "Kami tidak menurunkan Al Qur'an ini kepadamu agar kamu menjadi susah;" (Thahaa, 20:2). 

Pesan singkat ini jika direnungkan, kadang kita menyulit-nyulitkan orang dalam beragama. Apalagi dalam memahami Al Quran, kadang orang lebih sepakat bahwa untuk mempelajari Al Quran dibutuhkan ilmu tinggi padahal dirinya tidak berilmu tinggi. Kadang orang merasa bangga jika pemikirannya tidak dimengerti banyak orang. Selama ini kita lebih senang bodoh dan menyebarkan kepada semua orang untuk bodoh dengan menghalang-halangi orang untuk berusaha memahami Al Quran sesuai kemampuannya. 

Al Quran bukan karangan manusia, datang dari Allah untuk seluruh umat manusia. Allah pemelihara Al Quran. Artinya, semua orang tanpa batasan usia, suku, bangsa, ras, dan agama, bisa membaca Al Quran sesuai kadar pengetahuan yang dimilikinya.

Umat Islam menjadi kelompok pembawa risalah Nabi Muhammad dan Al Quran. Kelompok ini menjadi penjaga dan bertugas mewariskan Al Quran untuk dibaca dan dipahami dari generasi ke generasi. 

Para penghafal Al Quran adalah pemelihara Al Quran untuk menjaga otentisitas Al Quran. Wahyu Al Quran harus terpelihara dari generasi ke generasi, agar umat Nabi Muhammad bisa tetap mendapat firman Allah dari masa ke masa. 

Al Quran harus jadi pedoman berpikir, berucap, berprilaku bagi setiap orang terutama yang mengaku dirinya muslim. Untuk ituu harus ada seribu satu macam metode untuk memahami Al Quran, agar semua orang bisa mendapat petunjuk dari Al Quran sesuai dengan kapasitas pengetahuan ilmu yang dimilikinya. 

Siapa yang sengaja atau tidak senagaja menyulitkan orang untuk belajar memahami Al Quran sesungguhnya dia telah bertentangan dengan Al Quran. Maka orang-orang yang tinggi ilmunya, dia mampu mengajarkan Al Quran kepada siapa saja hingga Al Quran menjadi mudah dipahami dan memudahkan jalan hidupnya. Itulah ukuran orang-orang yang berilmu tinggi.***


No comments:

Post a Comment

DUA SUDUT PANDANG KERAGURAGUAN

Oleh: Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd. Keraguan memiliki dua sudut pandang. Keraguan bagi orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan ker...