Tuesday, March 12, 2024

Rumus Keluar Dari Kemiskinan Ala Timothy Ronald

Oleh: Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd.

Pada kali ini Timothy membagi sumber kekayaan menjadi dua yaitu human capital dan financial capital. Keduanya, rata-rata akan bertemu pada satu titik yaitu di usia 65 tahun, yaitu angka rata-rata pensiun orang Indonesia.

Pada usia 65 tahun di saat manusia sudah tidak sebugar di usia muda, idealnya financial capitalnya sudah bisa menjamin kehidupannya. Untuk mencapai itu Timothy punya strategi untuk mempercepatnya agar bisa punya financial kuat di usia 30 tahun.

Pertama yang harus diperhatikan adalah tingkatkan skill dan bekerja keraslah. Jadilah pekerja yang baik dan profesional. Semakin tinggi skill yang kita kuasai semakin tinggi kita akan mendapat bayaran.

Kedua, tabung hasil kerja dengan dengan prosentasi 20 gaya hidup dan 80% menabung. Jika kalian beranggapan bahwa 20% dari gaji untuk memenuhi kebutuhan hidup kurang, kata Timothy, “masalahnya kamu kebanyakan gaya anj$#@ng!” Haha…kocak...

Ketiga, dimana tabungan akan disimpan? Ada beberapa instrumen untuk menyimpan aset, diantaranya cash, bond, properti, saham, atau kripto. Semua instrumen untuk menyimpan aset tersebut, memiliki risiko. Semakin besar risiko semakin cepat return yang dikembalikan. 

Ini ulasan dari penulis. Besarnya risiko sama dengan besarnya pendapat. Ini rumus hidup dalam logika Tuhan.  Sumbernya dapat digali dari surat Al kautsar, ayat 1 dan 2. "Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah."

Cara bacanya dibalik jadinya seperti ini, "Jika kamu shalat dan berkorban, maka kami akan berikan nikmat yang banyak kepadamu". Logika hidup ini terjadi di mana-mana dalam berbagai bidang.

Timothy menyarankan dari instrumen untuk menyimpan aset yang ada, pilihlah Kripto. Investasi di Kripto memiliki kecepatan tersendiri dibanding dengan instrumen lainnya. Pilihlah aset kripto yang harganya turun naik tapi kurvanya menanjak. Sebagai contoh bitcoin.

Kesimpulannya, rumus agar kita bisa keluar dari kemiskinan adalah tingkatkan skill, kerja keras, tingkatkan penghasilan, dan hasilnya sebanyak 80% investasikan. Jangan kebanyakan gaya.

Untuk saat ini, sesuai dengan zamannya, investasi yang bisa menjajikan percepatan menghasilkan adalah kripto. Namun harus diingat, risiko return besar risiko juga besar.

Di sarankan mulailah semangat bekerja dan berinvestasi selagi usia muda. Di usia muda, disaat kita jatuh kita masih kuat untuk bangkit. Jangan banyak gaya! Di sekolah seharusnya mengajarkan ilmu-ilmu simple seperti ini, dan bisa dimulai di sekolah bukan setelah keluar sekolah.*

No comments:

Post a Comment

Membantu Jawab Pertanyaan Sujewo Tejo

Oleh: Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd.  Pertanyaan Sujiwo Tejo tentang shalat membuat saya berpikir berbulan-bulan untuk menemukan jawabannya....