Monday, April 20, 2026

BISAKAH MANUSIA MELIHAT TUHAN?

Oleh: Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd.

Kisah Nabi Musa adalah pelajaran untuk seluruh umat manusia. Apakah manusia bisa melihat Tuhan? Dari kisah Nabi Musa kita bisa paham. Kalau ada manusia mengaku melihat Tuhan, sudah pasti itu berita palsu dan dusta. 

Miliki Ebook berpikir dengan logika Tuhan

Hakikatnya Tuhan itu tidak bisa dilihat dan dimaterikan. Untuk manusia-manusia yang masih mengaku melihat Tuhan harus segera bertobat. Mari belajar dari kisah Nabi Musa. Bacalah dengan seksama kisah Nabi Musa di bawah ini. 

Dan Kami seberangkan Bani Israel ke seberang lautan itu, maka setelah mereka sampai kepada suatu kaum yang tetap menyembah berhala mereka, Bani Israel berkata: "Hai Musa, buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala)". Musa menjawab: "Sesungguhnya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui ". (Al A'raaf, 7:138).

Kisah di atas adalah sebab Nabi Musa meminta kepada Allah bisa melihat Nya . Bani Israel telah meminta kepada Nabi Musa dibuatkan tuhan sebagaimana ada kaum menyembah dan melihat tuhan-tuhan mereka. 

Nabi Musa sudah menjelaskan bahwa mereka tidak bisa melihat Tuhan. "Musa menjawab: "Patutkah aku mencari Tuhan untuk kamu yang selain daripada Allah, padahal Dialah yang telah melebihkan kamu atas segala umat." (Al A'raaf, 7:140).

Nabi Musa sudah mengetahui bahwa tidak ada manusia yang bisa melihat Tuhan. Untuk meyakinkan dirinya, Nabi Musa memohon kepada Allah untuk menguatkan keyakinannya bahwa manusia tidak bisa melihat Tuhan. Untuk itulah Nabi Musa mengajukan permohonan pada Allah. Kisah ini dijelaskan dalam Al Quran. 

Dan tatkala Musa datang untuk pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman kepadanya, berkatalah Musa: "Ya Tuhanku, nampakkanlah kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau". Tuhan berfirman: "Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya niscaya kamu dapat melihat-Ku". Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: "Maha Suci Engkau, aku bertobat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman". (Al A'raaf, 7:143).

Kisah ini menjadi jawaban bagi seluruh umat manusia bahwa tidak mungkin manusia bisa melihat Tuhan. Tidak ada satu makhluk pun yang bisa melihat Tuhan, karena gunung pun hancur luluh lantak. 

Ebook logika Tuhan akan membimbing mu ke jalan lurus

Ini pelajaran mendalam bagi seluruh umat manusia, bahwa mematerikan Tuhan dalam bentuk wujud-wujud sesembahan adalah perbuatan tidak masuk akal atau cacat logika. Bagi manusia berakal sehat mereka bisa mengambil pelajaran dari kisah Nabi Musa, mereka seharusnya paham, jika ada tuhan-tuhan dalam bentuk wujud materi dibuat sesembahan,  sudah pasti itu adalah perbuatan para pendusta.

Sebagaimanan Nabi Musa sebelumnya sudah memberi penjelasan mereka yang membuat tuhan-tuhan sesembahan yang bisa dilihat, "Sesungguhnya mereka itu akan dihancurkan kepercayaan yang dianutnya dan akan batal apa yang selalu mereka kerjakan. (Al A'raaf, 7:139). 

"Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan (yang lain) beserta-Nya, kalau ada tuhan beserta-Nya, masing-masing tuhan itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu, (Al Mukminuun, 23:91).

Jika kamu manusia berakal sehat, sudah pasti dalam memilih agama mana yang benar, kamu akan memilih agama yang dianut oleh mereka,  tandanya mereka menyembah kepada Tuhan ghaib yang tidak dapat dilihat mata. Itulah tanda-tanda agama yang lurus.*** 

No comments:

Post a Comment

BISAKAH MANUSIA MELIHAT TUHAN?

Oleh: Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd. Kisah Nabi Musa adalah pelajaran untuk seluruh umat manusia. Apakah manusia bisa melihat Tuhan? Dari ki...