Saturday, September 19, 2026

MENGAPA ORANG BERIMAN TIDAK PERNAH LELAH

Oleh: Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd.

Idealnya orang beriman tidak akan pernah merasa lelah, Secara psikologis lelah terjadi karena pola pikir negatif yang terus menghantui karena berbagai tuntutan yang belum dan harus dipenuhi. Pola pikir negatif yang terus menerus ada menjadi penyebab stres. 

Jika seseorang menganut ajaran agama dan dari ajaran agamanya dia tahu hal baik dan buruk, maka ketika melanggar ajaran agama  dia akan mengalami stres karena merasa berdosa. Maka diperintahkan untuk bertakwa yaitu melaksanakan kebaikan dan menjauhi keburukan. 

Semua penyebab kelelahan adalah pola pikir negatif yang tersimpan pada memori jangka panjang di otak dan menjadi prilaku yang tidak disadari. Maka  Allah dalam Al Quran menjelaskan sebab seseorang mudah merasa lelah agar manusia tidak merasa lelah berharap pada Allah dan selalu bahagia.

Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam ((ghillin) yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya. (Al Hijr, 15:47-48).

Rasa dendam adalah satu turunan dengan rasa benci dan dengki yang tersimpab dan tersembunyi dalam jangka waktu lama. Inilah penyebab seseorang akan cepat merasa lelah dalam hidup. Rasa dendam  memacu jantung terus menerus bekerja secara tidak beraturan. Ketika, jantung bekerja tanpa henti dan tidak beraturan, maka pola kerja jantung ini berdampak pada kondisi stres dan terus menggerogoti kesehatan tubuh. 

Untuk menghilangkan rasa dendam, dengki, dan benci, Allah mengajarkan untuk mengubah pola pikirn dengan mengedepankan rasa persaudaraan tanpa melihat latar belakang suku, ras, agama, dan bangsa. Menghidupkan rasa persaudaran adalah kunci agar kita bisa hidup sejahtera di dunia seperti hidup di surga.  Ciri kehidupan surga, Allah gambarkan kepada mereka yang tidak merasa lelah dan lesu.

Yang menempatkan kami dalam tempat yang kekal (surga) dari karunia-Nya; di dalamnya kami tiada merasa lelah dan tiada pula merasa lesu". (Fathir, 35:35).

Dalam surat Fathir ayat 34, Allah menjelaskan mengapa orang-orang bisa hidup kekal bahagia, karena Allah telah menghilangkan rasa duka cita dalam hidupnya. Untuk menghilangkan duka cita, Allah membimbing untuk melenyapkan rasa dedang, benci, dengki, dalam hati. Itulah cara berpikir yang diajarkan Allah kepada kita. Semoga Allah memberkahi.***

MENGAPA ORANG BERIMAN TIDAK PERNAH LELAH

Oleh: Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd. Idealnya orang beriman tidak akan pernah merasa lelah, Secara psikologis lelah terjadi karena pola piki...